Untuk mengelola air hujan dengan bijak, paving permeabel (berpori) menjadi tren lanskap berkelanjutan di 2024. Berbeda dari perkerasan padat, material ini membiarkan air meresap ke tanah, mengurangi genangan dan limpasan penyebab banjir.

Mengembalikan Air ke Tanah

Grass block, paving berpori, atau kerikil pada jalur dan area parkir membantu mengisi kembali air tanah dan menjaga keseimbangan lingkungan. Selain fungsional, kombinasi material ini juga menambah estetika halaman.

Untuk hunian Indonesia yang rentan genangan saat hujan deras, paving permeabel adalah solusi cerdas. Padukan dengan sumur resapan atau biopori untuk pengelolaan air yang lebih optimal di pekarangan rumah.

Disarikan & ditulis ulang oleh redaksi RenovAsik dari berbagai sumber & laporan industri global.