Tren desain 2025 makin menghargai material lokal Nusantara — bambu, rotan, kayu, batu alam, hingga terakota — yang diangkat dalam konteks kontemporer. Selain estetis, penggunaan material lokal mendukung keberlanjutan dan ekonomi daerah.
Lokal yang Mendunia
Material lokal menawarkan kehangatan, tekstur, dan karakter autentik yang selaras dengan iklim tropis. Bambu sebagai "baja hijau", rotan untuk furnitur, dan batu alam untuk fasad menghadirkan keindahan yang membumi dan berkelanjutan.
Bagi Indonesia, mengangkat material lokal dalam desain modern adalah perpaduan kebanggaan budaya, kearifan iklim, dan keberlanjutan. Hasilnya hunian yang autentik, sejuk, dan terhubung dengan identitas Nusantara.
Disarikan & ditulis ulang oleh redaksi RenovAsik dari berbagai sumber & laporan industri global.
