Konsep "kota 15 menit" — di mana kebutuhan sehari-hari terpenuhi dalam 15 menit berjalan kaki atau bersepeda — makin diadopsi sebagai visi urban berkelanjutan di 2025. Ide ini mengurangi ketergantungan pada kendaraan dan meningkatkan kualitas hidup.

Dekat, Sehat, dan Efisien

Dengan hunian, tempat kerja, sekolah, layanan, dan ruang hijau yang berdekatan, warga menghemat waktu, mengurangi emisi, dan hidup lebih sehat. Kawasan menjadi lebih hidup, ramah pejalan kaki, dan berkomunitas.

Untuk kota-kota Indonesia yang padat dan macet, konsep ini sangat relevan. Pengembangan kawasan terpadu (mixed-use) dan ramah pejalan kaki menjadi arah pembangunan yang menjawab tantangan urban masa kini.

Disarikan & ditulis ulang oleh redaksi RenovAsik dari berbagai sumber & laporan industri global.