Panduan

Tertarik Menggunakan Semen Ekspos Untuk Tren Interior Ruangan? Ini Tipsnya!



Apakah ada sahabat disini yang sudah tahu, nuansa ‘unfinished’ dari penggunaan semen ekspos sedang menjadi tren interior yang sering diaplikasikan dibanyak ruang bangunan publik? Anda dapat melihatnya, mulai dari kafe, restoran hingga rumah hunian. Yes, pengaplikasian semen ekspos ini seringkali bisa Anda lihat pada dinding dan lantai bangunan.

Nah, setelah ngobrol bersama tim, kali ini Renovasik akan membagikan tips pengaplikasian dan perawatan semen ekspos untuk tren interior ruangan. Namun, sebelum kita beranjak lebih jauh kesana, mari kita kenalan dulu dengan jenis semen yang satu ini.

Mengenal Lebih Dalam Semen Ekspos

Semen ekspos adalah sebuah teknik finishing dengan menggunakan semen instan atau semen putih tanpa menggunakan cat dan acian, hal ini dilakukan untuk menonjolkan warna dari material semen itu sendiri. Jenis finishing ini menghasilkan pola halus dan warna yang tidak homogen, layaknya menggunakan cat berwarna abu-abu.

Jadi, pada dasarnya, Anda bisa mengaplikasikan penggunaan semen ekspos ini untuk dinding maupun lantai. Namun, pengaplikasian pada lantai memerlukan keahlian tinggi dari para tukang, hal ini dikarenakan untuk membuat lapisan yang rata dan halus itu tidaklah mudah, berbeda dengan menggunakan semen ekspos pada dinding yang jauh lebih mudah.

Area Pengaplikasian

Untuk kegiatan finishing, semen ekspos bisa diaplikasikan hampir untuk semua ruangan, baik untuk dinding maupun lantainya. Namun ada pengecualian, jangan aplikasikan semen ekspos untuk area ruang kamar mandi maupun area luar, hal ini dikarenakan semen ekspos rawan untuk mengalami keretakan saat terkena cuaca panas ataupun air, seperti air hujan.

Cara Pengaplikasian

Setelah tanah dipadatkan, berikan lapisan pasir dalam jumlah yang cukup. Tujuan dari hal ini adalah untuk membantu leveling supaya terlihat lebih rata, sekaligus mengurangi kelembapan tanah.

Beri dan pasang kawat ayam pada seluruh bagian lantai, kemudian plesterlah.

Setelah kering, Anda dapat melanjutkannya dengan mengaci menggunakan semen khusus acian untuk lantai dan dinding. Jenis semen ini pada umumnya berwarna lebih terang daripada semen biasa.

Biarkan aci mengering secara sempurna (pada umumnya, lamanya sekitar satu mingguan), kemudian lapisi dengan cat epoxy clear yang telah mengandung pengeras sebagai coating. Ini bermanfaat supaya semen ekspos lebih awet dan mudah untuk dibersihkan.

Cara Perawatan

Meskipun sensitif terhadap air, perawatan semen ekspos terbilang cukup mudah dan sederhana. Anda cukup menyapu dan mengepelnya seperti biasa. Setelah jangka waktu lima tahun, lapisan lantai atau dindingnya, bisa Anda cat kembali dengan menggunakan epoxy clear.

Apabila Anda ingin memasang sesuatu pada dinding yang sudah dilapisi dengan semen ekspos, pastikan terlebih dahulu untuk mengebornya, sebelum Anda memaku dinding tersebut, ini untuk menghindari semen retak dan pecah.

Hindarilah untuk tidak menggeser furnitur maupun barang-barang berat diatas lantai semen ekspos, karena hal Ini bisa menciptakan goresan pada lantai yang akan sulit dihilangkan.

Tips Dekorasi

Warna abu-abu yang dihasilkan dari semen ekspos cenderung menciptakan kesan dan nuansa yang dingin. Supaya ruangan menjadi terlihat lebih hangat, Anda dapat mengkombinasikannya dengan material bata ataupun kayu. Anda pun dapat membuatnya menjadi lebih cantik dengan memberikan pencahayaan berwarna cerah, seperti warna kuning.

Hmmm, jadi, itulah serba-serbi pengaplikasian dan perawatan semen ekspos untuk tren interior ruangan. Apakah ada Sahabat Renovasik disini yang berani untuk mencobanya?

Kontak Kami