Panduan

5 Tips Cara Mendekorasi Ruangan Menjadi Bergaya Japandi



Halo para Sahabat Renovasik, selamat datang dan selamat berjumpa lagi dengan Renovasik tentunya…. Dan kali ini, kita akan ngobrol tentang salah satu hal yang menjadi favorit kami, yaitu tentang gaya desain interior yang seringkali disebut sebagai gaya Japandi.

Ehhh… Japandi? Buat Anda yang belum familiar dengan kata ini tentu akan bertanya-tanya, apa itu Japandi? Japandi adalah gaya desain interior kombinasi antara gaya Zen Jepang yang dipadukan dengan dan gaya Skandinavian maupun yang lainnya. Yes, dan dengan menggabungkan dua gaya ini saja, Anda akan memiliki ruang yang tenang dan indah dirumah hunian Anda.

Namun, sebelum kita masuk ke bahasan bagaimana cara mendekorasi ruangan menjadi bergaya Japandi, tentu ada baiknya, pertama-tama kita lebih memahami apa itu gaya Japandi supaya lebih memahami gaya perpaduan ini. Yaitu dengan mengenal dua gaya ini. Tidak kenal maka tidak sayang, bukan?

Desain interior bergaya Zen Jepang adalah gaya interior yang berfokus pada beberapa hal. Yaitu pada kesederhanaan, kerapihan dan kebersihannya. Penggunaan furnitur berwarna gelap yang berbentuk simpel dan penempatan yang diletakkan secara rendah ke lantai menggambarkan filosofi elemen tanah, yang sifatnya membumi. Namun, terkadang Anda juga akan menemukan desain berwarna merah yang bersahaja, atau warna hijau giok yang dipadukan dengan elemen kayu. Perpaduan inilah yang bisa membangkitkan perasaan sederhana dan menciptakan ruangan menjadi terkesan tenang dan damai. Gaya Zen jepang inilah yang seringkali disebut sebagai wabi-sabi, yang pada dasarnya menjelaskan bahwa ketidaksempurnaan bukanlah hal yang abadi, bisa saja rusak namun dapat dikembalikan dengan cara yang indah.

Disisi lain, gaya Skandinavian juga mirip dengan gaya Zen Jepang, terutama dalam hal kesederhanaan bentuk furnitur. Modern, namun tidak memiliki banyak ornamen. Namun perbedaannya, Gaya Skandinavian ini cenderung menggunakan palet warna yang jauh lebih terang.

Dan Japandi adalah perpaduan antara gaya keduanya.

Cukup sudah perkenalannya, dan tidak perlu berpanjang lebar lagi, ini dia lima tips Renovasik untuk membuat ruangan menjadi bergaya Japandi.

Pertama, buat semuanya tetap simpel. Benar, Minimalis adalah kata kuncinya. Disini, Anda dapat menggunakan furnitur-furnitur dengan bentuk simpel yang tidak memiliki banyak ornamen untuk menghiasi ruangan Anda. Kerapihan dan Kebersihan juga sangat diutamakan disini. Tetaplah terkesan simpel namun tetap modern.

Kedua, penggunaan kayu dan warna kontras pada ruangan. Disini, Anda bisa bermain dengan warna-warna kontras. Yang keren dari gaya Japandi adalah warna palet atau kayu yang cenderung jauh lebih ringan. Anda bisa memadukannnya dengan furnitur kayu ek atau sejenisnya yang dipadukan dengan warna merah, hijau atau biru saja, kombinasi ini akan menciptakan perpaduan kontras yang menawan. Dan tentu saja, hal ini akan menciptakan suasana ruangan yang tenang dan mampu membuat Anda rileks setelah seharian beraktivitas.

Ketiga, gunakan warna-warna yang membumi. Jadi, apa yang menurut Renovasik benar-benar menarik dari gaya Japandi ini adalah karena gaya ini membawa warna-warna bersahaja atau membumi. Disini Anda dapat menggunakan warna-warna pastel yang lembut dari warna hijau maupun biru. Namun jika Anda ingin tampil lebih berani, Anda dapat menggunakan warna hijau, biru, merah atau oranye.

Keempat, gunakan furniture dan perabotan berbahan alami. Bila Anda jeli dalam melihat, kedua gaya ini, baik dari gaya Zen Jepang maupun Skandinavian sangat mengunggulkan material berbahan alami seperti rotan, batu dan tentu saja kayu. Hal inilah yang akan membawa atmosfer alam pada ruangan Anda.

Kelima, dekorasi tidaklah harus tampil sempurna. Inilah yang Renovasik suka dari gaya Zen Jepang, atau dari Interpretasi wabi-sabi ini. Ketidaksempurnaan tidaklah abadi, Anda tetap dapat memperbaiki yang rusak dan menjadikannya indah. Jadi, bila Anda melihat dekorasi hiasan seperti mangkok yang retak, Anda dapat merekatkannya kembali hingga membentuk guratan garis yang begitu indah. Bahkan pot keramik yang sedikit cacat pun dapat tampil indah dengan caranya sendiri. Disinilah kita melihat semuanya dari kualitas, bukan kuantitas. Inilah jalan gaya Japandi.

Kontak Kami