Panduan

3 Cara Mudah Atasi Pintu Rumah Memuai Pada Saat Musim Penghujan



Pernah mengalami saat-saat menjengkelkan saat pintu terasa susah untuk dibuka maupun ditutup? Ini adalah tanda bahwa pintu dirumah Anda sedang memuai. Hal ini kerapkali terjadi akibat paparan udara lembab pada saat peralihan musim, dari musim kemarau ke musim penghujan.

Benar, peralihan musim ini seringkali membawa dampak kepada kondisi pintu rumah yang biasanya terbuat dari material kayu. Akibatnya, daun pintu dirumah Anda, baik pintu utama atau pintu ruang kamar tidur, tiba-tiba akan terasa susah untuk dibuka-tutup. Menjengkelkan, bukan?

Semua ini terjadi akibat volume kayu pada bagian pintu mengembang menjadi lebih besar dari ukuran yang sebenarnya. Dan seperti yang sudah dijelaskan diawal, hal ini disebabkan karena paparan udara lembab yang semakin meningkat intensitasnya pada saat musim penghujan.

Nah, bila Anda menemukan pintu rumah Anda mulai memuai dan susah untuk digeser, janganlah terburu-buru merasa bingung. Semua ada solusinya. Dan, untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk melakukan 3 cara ala Renovasik dibawah ini sebagai solusinya.

Buat Rongga Antara Pintu dan Kusen

“Lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Yes. Pepatah kesehatan orang tua jaman dahulu ini pun dapat Anda terapkan pada kondisi pintu dirumah Anda. Jadi, sebelum terjadi masalah “pemuaian” pada pintu kayu, ada baiknya Anda mencegahnya terlebih dahulu.

Caranya, saat pertama kali pintu dipasang, berikan ruang rongga antara pintu dan kusen dengan jarak yang cukup.

Fungsi kehadiran jarak ini nantinya akan terisi saat kayu mengembang disaat musim penghujan. Dengan demikian, baik pintu maupun jendela dirumah hunian Anda tidak akan lagi susah untuk ditutup dan dibuka.

Serut Bagian Pintu Yang Mengganjal

Cara kedua yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki pintu kayu yang memuai disaat musim penghujan adalah dengan menyerut bagian pintu yang terasa mengganjal.

Pertama-tama, Anda bisa melepaskan pintu terlebih dahulu dari bagian kusennya. Lalu kemudian, Anda bisa melakukan penyerutan dengan rentang antara 1mm-2mm.

Cobalah menyesuaikan kembali ukuran pintu rumah, apakah sudah bisa masuk kedalam kusen dan tertutup secara sempurna atau belum?

Bila belum, ulangi kembali prosesnya sampai pintu dapat membuka-tutup dengan sempurna. Renovasik sangat menyarankan, agar Anda menyerut bagian pintu kayu yang tersembunyi, ini dilakukan agar bekas serutan tidak terlalu terlihat, contohnya seperti bagian didekat engsel.

Gunakan Material Kayu Yang Telah Dioven

Yang terakhir, pilih jenis kayu yang tepat untuk material pintu dan jendela rumah Anda.

Salah seorang ahli eksterior Renovasik pernah berkata, bahwa untuk meminimalisir masalah pemuaian maupun penyusutan pada pintu dan jendela, alangkah baiknya jika Anda menggunakan jenis kayu yang telah melalui proses pengovenan.

Karena apa? Karena sedikitnya kandungan air pada kayu yang telah dioven, membuat pemuaian dan penyusutan tidak terlalu besar, sehingga menghindari problema pintu susah ditutup-buka saat musim penghujan tiba.

Kontak Kami