Panduan

10 Hal Penting Yang Harus Anda Perhatikan Saat Memilih Atap Baja Ringan



Kondisi atap rumah Anda bocor?
Solusinya, segera renovasi rumah Anda dan gantilah atap dengan atap baja ringan.

Atap baja ringan, selain digunakan di banyak perusahaan, kantor dan bahkan ruko-ruko, ia juga merupakan solusi yang tepat untuk diaplikasikan dirumah Sahabat Renovasik. Alasannya karena selain pengerjaannya juga relatif lebih bersih, cepat dan hasilnya memuaskan, rangka atap baja ringan tahan lama, tidak mudah rusak, dan anti rayap.

Dengan menggunakan atap baja ringan ini, rumah Anda akan semakin kokoh menghadapi cuaca yang ekstrem. Namun, sebelum Sahabat Renovasik memutuskan untuk merenovasi rumah dan mengganti atap dengan baja ringan, Alangkah lebih baiknya Anda memperhatikan beberapa hal penting dibawah ini saat memilih rangka atap baja ringan agar bisa mendapatkan atap baja ringan yang berkualitas:

 

1. Mutu Baja
Ketebalan profil baja ringan yang beredar di Indonesia saat ini sangatlah tipis, berkisar antara 0.40 mm hingga 1.00 mm BMT (Base Metal Thickness), bahan baja yang harus Anda gunakan adalah baja bermutu tinggi atau yang biasa banyak orang sebut sebagai High Tension Steel, pada umumnya (standar) di atas G550 & bersertifikasi telah uji laboratorium.

2. Kredibilitas Produsen 
Cek dan ricek kredibilitas produsen, apakah produsen yang Anda pilih memiliki kredibilitas yang tinggi dalam menyediakan jasa Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan atau tidak.

3. Dimensi/Ukuran Rangka
Mintalah data-data spesifikasi dari dimensi atau ukuran Rangka utama/”C channel” & bahan reng yang akan digunakan. Semakin tebal atau besar Reng & C channel, akan semakin besar pulalah beban yang dapat ditanggung oleh rangka atap baja tersebut. Dan sebaliknya, semakin tipis dan kecil dimensi atau ukuran C channel, semakin kecil pula kemampuan rangka untuk menanggung total beban penutup atap.

4. Ketebalan Lapisan Anti Karat
Alangkah lebih baiknya Anda juga meminta informasi tentang ketebalan lapisan anti karat yang akan digunakan pada atap baja ringan. Tentunya, hal ini harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

5. Sertifikasi Dari Lembaga Konstruksi
Coba tanyakan tentang apa software desainnya sudah memiliki sertifikasi ataupun rekomendasi dari BA & konsultan atau lembaga konstruksi terpercaya tertentu. Pastikan sahabat Renovasik sebagai konsumen, menerima gambar kerja rangka atap baja ringan untuk pemasangan rumah Anda karena dengan gambar kerja tersebut Sahabat Renovasik dapat mengontrol tentang sesuai atau tidaknya desain engineer dalam melakukan pemasangan rangka atap baja ringan tersebut.

6. Rekomendasi Para Ahli
Mintalah rekomendasi dari pihak-pihak yang memahami tentang industri konstruksi, seperti konsultan maupun arsitek bangunan. Dengan demikian, Anda akan menjadi lebih yakin dengan rencana pemasangan atap baja ringan dirumah Anda.

7. Cek Profil
Periksa juga perbandingan antara tinggi dan lebar profil atap baja ringan untuk menghindari buckling force (melintir).

8. Garansi
Tanyakan juga berapakah lama garansi yang diberikan oleh produsen atap baja ringan tersebut.

9. Pengawas
Tanyakan juga apakah nantinya akan ada pengawas yang memiliki kredibilitas pendidikan serta pengalaman yang tinggi yang nantinya akan ikut mengontrol saat pemasangan atap baja ringan dirumah Anda.

10. Waktu Pengerjaan
Tanyakan berapa lama waktu pekerjaan serta prosedur standar pengecekan kualitas pengerjaan hingga atap baja ringan selesai dipasang.

Dengan semua hal ini, Renovasi pemasangan atap baja ringan dirumah Anda akan berjalan dengan baik dan lancar. Salam renovasi.

Kontak Kami