Ruang Kamar Bergaya Japandi, Kenapa Tidak? Inilah 5 Prinsip Yang Harus Diikuti



Selama sepuluh tahun kebelakang definisi kemewahan sudah berganti, dari gaya desain yang mahal dan mentereng ke desain minimalis berkualitas kreatif.

Dan saat ini, salah satu gaya arsitektur yang mengusung konsep minimalis yang sedang populer adalah Japandi.

Apa itu Japandi? Untuk Sahabat yang belum tahu, kata Japandi sendiri diambil dari gabungan 2 kata, yaitu Jepang dan Skandinavia.

Pada awalnya, gaya arsitektur ini muncul saat para desainer kreatif asal Denmark yang mulai bepergian dan berkunjung ke negeri matahari terbit, Jepang.

Pada saat itu, gaya desain mereka mulai terpengaruh oleh keindahan oriental yang penuh pesona dan teka-teki dari negeri Sakura tersebut.

Jika diteliti, gaya desain kombinasi ini bisa Sahabat lihat pada beberapa kerajinan keramik, furnitur maupun pada berbagai arsitektur di negara Denmark.

Terlebih lagi kedua negara tersebut memiliki filosofi yang serupa, Hygge dari Denmark dan Wabi-Sabi dari Jepang yang sama-sama menghargai kesederhanaan, minimalisme dan penggunaan material alam.

Nah, jika ada Sahabat RenovAsik yang tertarik untuk mendesain ruang kamar bergaya arsitektur Japandi, berikut lima prinsip yang layak untuk Anda aplikasikan untuk mendapatkannya.

Prinsip #1: Kata Kunci Pertama, Minimalis

Minimalis adalah kata kunci pertama dan yang paling penting dari gaya arsitektur Japandi. Ini pun berlaku untuk dekorasi dan furnitur dalam suatu ruangan.

Disini, Anda dapat memilih furnitur yang simpel dan fungsional, yang tidak memiliki banyak ornamen tambahan.

Prinsip #2: Unsur Kayu Pada Ruangan

Filosofi gaya Japandi berfokus pada pentingnya penggunaan bahan alam pada ruangan, dan kayu adalah elemen yang paling dominan dalam gaya ini.

Penggunaan kayu pun tidak terbatas hanya pada perabotan dan furnitur. Bahkan bisa lebih luas lagi, misalnya digunakan sebagai dinding maupun lantai ruangan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakannya sebagai elemen dalam taman minimalis di dalam ruangan.

Prinsip #3: Dekorasi Yang Minimalis Dan Unik

Untuk elemen dekorasi, Gaya Japandi sangat menyarankan untuk tidak menempatkan terlalu banyak hiasan pada dinding.

Jadi, saran kami, pilihlah beberapa vas, ornamen keramik ataupun kerajinan tangan yang unik dalam jumlah minimalis untuk lebih memperindah ruangan.

Prinsip #4: Penambahan Perabotan Pelengkap

Selain furnitur, dalam gaya japandi juga memperhatikan penambahan furnitur pelengkap seperti bantal, permadani maupun perabotan bertekstur.

Khusus untuk perabotan, bahan alam dari kayu ringan seperti rotan, bambu, kertas dan keramik sangat ideal untuk gaya Japandi ini.

Prinsip #5: Warna Alam Yang Kental

Terakhir, untuk benar-benar mengaplikasikan konsep arsitektur bergaya Japandi pada ruangan, pilihlah warna yang menggambarkan alam itu sendiri.

Contohnya, warna-warna yang lebih terang seperti abu-abu muda dan putih, atau warna alam seperti coklat dan hijau zaitun.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.