Penting! Lakukan 3 Cara Investasi Rumah Ini Supaya Kamu Untung Besar



“99% para miliarder memiliki uangnya dari bisnis properti”Andrew Carnegie

Pernyataan miliarder yang berasal dari negara asal mula olahraga golf, Skotlandia, ini memang tidak dapat dipungkiri.

Properti sebagai instrumen investasi, terutama untuk rumah, memang menawarkan keuntungan yang menggiurkan.

Berbeda dengan investasi di sektor finansial, nilai rumah tidak mungkin mencapai titik nol, bahkan sedikit peluangnya untuk turun harga.

Karena apa? Properti, terlebih lagi rumah hunian, merupakan kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh banyak orang.

Meski demikian, hal ini juga memerlukan ketekunan dan kemampuan dari sang pebisnis dalam membaca tren pasar.

Supaya mendapat keuntungan besar dari investasi rumah, ada tiga cara yang bisa Kamu lakukan untuk memperolehnya.

Apa Sahabat RenovAsik disini sudah penasaran dan ingin tahu caranya? Langsung saja kita mulai dari yang pertama.

Menjual Rumah

Cara terlazim dalam investasi rumah adalah dengan menjual properti ini. Sebagian investor membuat penghasilan besar dengan cara seperti ini.

Di pasaran, Kamu bisa menjual rumah kepada konsumen, investor lain ataupun menawarkannya didalam area pelelangan.

Kamu bisa menjual rumah dengan harga yang lebih tinggi dari saat membeli dalam waktu yang tidak terlalu lama

Umumnya, teknik ini disebut house flipping. Namun layak diingat, cara ini tidak selamanya bisa meraup untung yang besar.

Investor yang “lebih penyabar”, umumnya memerhatikan jangka waktu yang tepat hingga kenaikan nilai aset (capital gain) melesat.

Untuk investasi rumah, jangka waktu antara 3 hingga 5 tahun adalah waktu yang tepat untuk memperoleh keuntungan yang bagus.

Menyewakan Rumah

Selain kenaikan nilai aset (capital gain), keuntungan yang bisa Kamu dapatkan dari investasi rumah adalah dengan melakukan rental yield.

Yield merupakan keuntungan yang dihitung dari nilai sewa properti pertahunnya dibandingkan dengan nilai harga beli awal.

Untuk nilai harga sewa properti, terutama rumah hunian, umumnya persentase rental yield berkisar diantara 3% - 5%.

Contohnya, harga rumah senilai 1 miliar yang diputuskan rental yield-nya sebesar 4%, disewakan dengan harga Rp 40 juta pertahunnya.

Inilah yang dilakukan investor untuk memperoleh yield, dengan menyewakan hunian, yaitu dalam bentuk rumah sewa.

Menjadikannya Rumah Kost

Selain menyewakan satu rumah secara utuh, Kamu juga bisa menyewakannya dengan membaginya per-ruangan kamar.

kamar inilah yang akan menghasilkan keuntungan, yaitu sebagai kamar kost, hunian seperti inilah yang sering disebut sebagai rumah indekos.

Hal ini adalah strategi yang cerdas yang sering dilakukan oleh para investor untuk mendapatkan cash flow yang lebih besar.

Meski demikian, rumah kost juga membutuhkan manajemen khusus untuk mengurus kebutuhan para penyewa di hunian tersebut.

Bagaimana Sahabat RenovAsik, tertarik menjalankan bisnis properti ini sebagai investasi masa depan Kamu?


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.