Mau Membangun Rumah Di Desa? Inilah Keuntungan dan Kerugiannya



Tingginya harga rumah di perkotaan menjadikan sebagian orang memilih untuk tinggal di daerah pedesaan.

Mereka yang tinggal dan bekerja di kota dengan menyewa rumah atau kontrakan, akhirnya rela mengumpulkan uang untuk membangun rumah di desa.

Suasana yang asri dan sejuk serta harga yang terjangkau menjadi alasan utama mereka untuk membangun rumah di desa.

Selain itu, tinggal di desa akan membuat Anda lebih tentram karena jauh dari kebisingan dan kemacetan arus lalu lintas.

Meski demikian, tidak semua orang betah untuk tinggal di desa karena berbagai alasan. Ada untung dan ruginya.

Apa saja hal tersebut? Inilah keuntungan dan kerugian membangun rumah di pedesaan yang telah Renovasik rangkum.

Keuntungan

1. Harga Properti Yang Terjangkau

Tak perlu diragukan lagi, harga properti di desa jauh lebih terjangkau daripada di daerah perkotaan.

Inilah salah satu alasan vital kenapa banyak orang memutuskan untuk pindah ke desa. Mereka dapat menghemat uang atau anggaran.

Perbandingannya, jika dikota mereka bisa membangun apartemen dengan 1 ruang kamar tidur, maka dengan anggaran yang sama, didesa mereka dapat membangun rumah dengan 4 ruang kamar tidur.

Di desa, Anda pun dapat membeli tanah dengan ukuran yang lebih luas dibandingkan dengan saat tinggal di kota.

Harga tanah di perkotaan sudah terlampau tinggi, oleh karena itu desa menjadi solusi dan pilihan terbaik bagi Anda yang hanya mempunyai budget terbatas namun berniat memiliki tanah yang luas maupun bangunan yang besar.

2. Sedikitnya Persaingan

Umumnya, harga yang terjangkau di daerah pedesaan adalah karena rendahnya persaingan dibandingkan dengan perkotaan.

Jika menemukan lokasi yang cocok dan disukai, kemungkinan besarnya Anda tidak akan terlibat dalam perang harga untuk memiliki properti.

Sebaliknya, Anda justru berpeluang untuk mendapatkan harga terbaik yang sesuai dengan yang diinginkan.

3. Memiliki Ruang Untuk Bertumbuh

Biasanya, Anda bisa mendapatkan tanah yang luas dengan harga yang terjangkau, dan selama Anda mengikuti peraturan daerah setempat, Anda dapat menggunakannya untuk kepentingan pribadi seperti renovasi meningkat atau memperbesar rumah, bercocok tanam, memelihara hewan ternak dll,.

Aturan dan hukum di pedesaan jauh lebih lunaj, jadi memungkinkan Anda untuk membangun dengan cara yang lebih mudah, atau ketika saat menyewakan properti pada layanan seperti Airbnb tanpa harus melakukan negosiasi yang ketat.

4. Kehidupan Yang Tentram

Jika Anda mendambakan memiliki tempat tinggal dengan udara yang segar, pemandangan alam yang asri, lokasi pedesaan memang menjadi pilihan yang tepat.

Hal ini sangat ideal dan cocok bagi mereka yang ingin kembali ke alam dan menjadi lebih mandiri.

 

Selain kelebihan, tinggal di desa juga memiliki kerugian yang mesti Sahabat ketahui, apa saja? Berikut ini diantaranya.

1. Layanan Publik Yang Terbatas

Benar, akses pelayanan publik yang terbatas adalah salah satu kekurangan saat memiliki tempat tinggal di desa.

Karena pada umumnya, untuk mengurus pelayanan publik, biasanya Anda harus pergi ke pusat pelayanan yang lokasinya jauh dari tempat tinggal.

Hidup di desa menuntut Anda untuk mempunyai kendaraan pribadi, seperti motor atau mobil karena sulitnya mendapatkan transportasi umum.

2. Kurangnya Fasilitas

Di kota, Anda tak perlu cemas tentang kebutuhan listrik, air, gas, atau fasilitas dasar lainnya, semuanya telah diurus oleh pemerintah kota.

Di desa, umumnya tidak demikian. Air saja, kemungkinan besar berasal dari sumur pribadi, jadi alangkah baiknya bila Anda melakukan pemeriksaan kualitas sebelum menggunakannya.

Limbah pun biasanya diolah secara pribadi melalui septic tank, yang membutuhkan perawatan dan pemantauan setiap tahunnya.

Kemungkinan besar, Anda akan mengalami mati lampu yang lebih lama dibandingkan saat di kota. Ada baiknya jika memiliki cadangan seperti generator atau tungku pembakaran kayu.

Terakhir, jaringan internet dan ponsel mungkin jauh lebih terbatas dibandingkan dengan di daerah perkotaan.

3. Membutuhkan Lebih Banyak Pemeliharaan

Mempunyai tanah didesa juga mengharuskan Anda untuk mengutamakan pemeliharaannya. Mulai dari pagar hingga bangunan luarnya, bahkan sampai ke semua elemen dasar rumah.

Anda harus memastikan bahwa rumah yang ditinggali steril dari hama dan hewan berbahaya yang umumnya tinggal disekitar desa.

Inilah tugas dan pekerjaan yang harus diselesaikan, karena pada umumnya, tinggal di pedesaan memang dikelilingi oleh kebun, sawah maupuna rumah yang masih jarang dan berjarak.

4. Peluang Kerja Yang Minim

Kesempatan kerja saat tinggal di desa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan saat di kota.

Tidak menjadi masalah jika Anda bekerja secara jauh atau online, Namun jika tidak, Anda akan kesulitan untuk menemukan pekerjaan untuk menghidupi Anda dan keluarga.

Kehidupan yang tenang dan damai tidak selalu cocok untuk semua orang. Keterpencilan bisa menjadi masalah jika Anda adalah tipe orang yang selalu mendambakan kehidupan kota yang ramai.

Oleh karena itu, luangkan waktu dan pertimbangkan secara matang apakah kehidupan di desa cocok atau tidak untuk Anda sebelum membuat keputusan.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.