Mau Jual Rumah? Ikutilah 10 Tips Ini Agar Foto Properti Bisa Memikat Hati Pembeli



Foto yang baik sangat diperlukan dalam sewa maupun jual beli properti. Baik itu untuk rumah, apartemen, ruko, vila, ruang kantor dan lainnya.

Jadi, untuk itu, diperlukan pengaplikasian tips tentang bagaimana foto properti yang bisa menarik banyak calon pembeli.

Kenapa foto cukup penting digunakan dalam memasarkan properti? Karena umumnya, terutama di era digital, konsumen lebih mendahulukan bentuk visual.

Dengan demikian, jika foto atau gambar properti terkesan buruk, tentu tidak akan membuat calon pembeli untuk melihatnya, apalagi membeli.

Apalagi, di era internet seperti saat ini, menjual properti melalui media online, menjadi pilihan banyak orang karena dinilai lebih efektif dan murah.

Di situs jual beli properti misalnya, Anda bisa menampilkan banyak listing iklan dalam jangka waktu yang lama dengan jumlah foto yang banyak.

Meski demikian, pastikan Anda untuk selalu memilih foto-foto terbaik supaya calon pembeli menjadi terpikat pada pandangan pertama.

Ingat, bentuk visual adalah hal pertama yang membuat calon pembeli tertarik pada properti yang sedang Anda promosikan tersebut.

Untuk itu, pastikan hasilnya spektakuler serta mampu mengubah keputusan - dari yang sebelumnya tidak tertarik, menjadi tertarik untuk menyewa atau membeli.

Berikut ini sepuluh tips untuk foto properti yang sudah RenovAsik kumpulkan supaya bangunan yang Sahabat disini promosikan menjadi lebih menarik.

1. Bersihkan & Rapikan Properti

Pastikan bangunan yang fotonya akan diambil, berada dalam keadaan yang bersih dan rapi. Serta bisa mewakilinya sebagai visual keseluruhan bangunan.

Foto yang memperlihatkan ruangan dan perabotan yang berantakan, tentu akan akan menurunkan daya tarik yang drastis di mata pembeli.

2. Menciptakan Focal Point

Selanjutnya, ciptakan focal point atau titik yang paling menarik di foto Anda untuk menjelaskan detail interior maupun eksterior dari properti.

Anda tidak perlu memfoto keseluruhan ruangan, cukup hasilkan foto yang menarik untuk dilihat para calon pembeli di media online.

3. Gunakan Peralatan Foto Berkualitas

Kalau bisa, usahakan untuk mengambil gambar properti dengan peralatan foto yang baik dan memadai.

Jika tidak memilikinya, Anda bisa meminjam kepada sahabat maupun keluarga, ataupun menyewanya sebagai alternatif.

Jika Anda terpaksa memfoto dengan menggunakan ponsel atau smartphone, gunakanlah fungsi “super resolution”.

4. Optimalkan Lensa Lebar

Supaya foto dapat memuat ruangan secara menyeluruh, pertimbangkan untuk menggunakan lensa lebar atau wide angle.

Tapi ingat, perhatikan distorsi yang dihasilkan. Supaya foto terlihat fokus dan detail, gunakan tripod dan fungsi depth of field nya secara optimal.

5. Memerhatikan Komposisi

Benar sekali. Komposisi adalah hal selanjutnya yang layak diperhatikan dalam menghasilkan foto-foto yang menarik.

Untuk menciptakan foto yang seimbang atau simetris, singkirkan semua perabot yang bisa membuat ruangan menjadi terlihat sesak dan sempit.

6. Perbanyak Stok Foto

Ambillah foto dari berbagai sudut berbeda pada setiap ruangan. Rencanakan untuk membidik dan mengambil foto sebanyak mungkin.

Dengan mengaplikasikan cara ini, Anda hanya akan memiliki resiko, menghapus hasil foto yang kurang memuaskan hati Anda.

7. Lakukan Riset Mendalam

Manfaatkan WIFI atau data internet yang Anda miliki, lakukan riset secara online tentang bagaimana foto-foto properti bisa menjadi memiliki daya Tarik visual.

Pelajarilah tentang bagaimana cara memfoto yang benar, dan gunakan trik dan teknik tersebut setiap kali Anda mengambil gambar.

8. Mengatur Pencahayaan

Foto itu juga tentang teknik komposisi cahaya. Pencahayaan yang baik akan sangat memengaruhi hasil karya foto Anda.

Anda tidak harus menggunakan lampu tambahan jika pencahayaan alami sudah sangat mencukupi.

Jika atmosfer ruangan cukup gelap, nyalakan lampu di sudut ruangan agar hasil gambar tidak terlihat berbayang dan pucat.

Dan jika diperlukan, Anda bisa menggunakan tripod supaya hasil foto tidak menjadi blur.

9. Jangan Memfoto Di Bawah Terik Matahari

Untuk mengambil foto diluar ruangan, pilihlah waktu yang tepat. Saran kami, hindari mengambil foto disaat tengah hari, dimana matahari bersinar dengan sangat terik.

Apa pasal? Karena hasil foto yang dihasilkan akan menjadi terlalu terang dan flat.

Disisi lain, cahaya yang berlebihan juga akan menghilangkan gradasi warna dan keseluruhan detailnya.

10. Lakukan Editing Digital

Yang terakhir, Anda bisa melakukan lakukan editing atau olah digital dengan menggunakan software fotografi yang bisa Anda diunduh di Internet.

Namun ingat, untuk mendapatkan hasil yang terbaik, lakukan editing hanya sebatas pada warna dan pencahayaan pada foto saja.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.