Inilah 8 Hal Wajib Yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Melakukan Renovasi



Sudah barang tentu renovasi memerlukan pertimbangan dan rencana yang matang.

Tanpa rencana, renovasi rumah hanya akan membuat Anda mengalami banyak kerugian, salah satunya adalah munculnya pembengkakkan biaya.

Tentunya, Kamu tidak ingin mengalami hal itu, kan? Itulah alasan kenapa Anda memerlukan perencanaan yang matang.

Apa saja hal tersebut? Wahai Sahabat Renovasik, tanpa perlu panjang lebar, inilah 8 hal wajib yang harus Kamu lakukan sebelum melakukan renovasi bangunan:

1. Melakukan Riset

Renovasi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Untuk itu, sangat penting untuk melakukan riset sebelum melakukannya.

Luangkan waktu untuk merencanakan secara matang perubahan apa yang ingin Kamu lakukan pada properti.

Cek dan ricek proyek serupa untuk mendapatkan apa saja hal yang dibutuhkan, berapa lama waktu dan biaya yang harus Kamu investasikan untuk renovasi.

2. Membuat Rencana Anggaran

Setelah melakukan riset, tugas selanjutnya adalah membuat rencana angaran untuk merenovasi bangunan.

Rencana anggaran ini sangat vital untuk memaksimalkan penggunaan uang dengan baik serta menghindari pemborosan.

Kamu pun juga harus memperhitungkan jika anggarannya terlalu besar, apakah akan tetap merenovasi secara bertahap atau menabung terlebih dahulu sampai semua anggarannya tersedia.

Jika anggaran terbatas, Anda dapat membagi renovasi menjadi beberapa tahap berdasarkan ruang, misalnya tahap pertama difokuskan untuk merenovasi bagian kamar mandi. Kedua, penambahan ruang kamar. Lalu ketiga, dapur dan seterusnya.

Dilain pihak, juga penting untuk mempertimbangkan material dan alat konstruksi yang dibutuhkan. Apa alasannya? Karena bahan bangunan mempunyai harga yang cukup beragam pada setiap lokasi.

Terakhir, perlu dipikirkan apakah Kamu akan pindah tempat tinggal selama proses renovasi berlangsung, dikarenakan hal ini juga akan menambah biaya akomodasi.

3. Membuat Konsep Desain

Next, buatlah konsep desain renovasi yang Kamu inginkan. Contohnya membuat konsep desain ruang dapur atau kamar mandi.

Kamu pun dapat menggambar konsepnya melalui sketsa sederhana sebagai ilustrasi desain yang diinginkan kepada desainer properti profesional.

Untuk melakukannya, Kamu harus dapat memperhitungkan berapa pekerja konstruksi yang dibutuhkan untuk renovasi.

Terlalu sedikit tenaga kerja yang digunakan akan membuat waktu renovasi semakin lama, sebaliknya jika Kamu terlalu boros malah akan membuat budget menjadi tidak efisien.

4. Cari Kontraktor Yang Tepat

Mulailah untuk mencari informasi tentang kontraktor yang tepat dan dapat mengerjakan semua kebutuhan renovasi sesuai dengan yang Kamu inginkan.

Kamu dapat bertemu dan berdiskusi dengan mereka untuk mengetahui sejauh mana renovasi bisa dilakukan.

Menemukan mereka yang profesional akan membuat Anda merasa nyaman dan dapat melakukan prose renovasi dengan baik.

Mintalah rekomendasi kepada mereka yang pernah mengerjakan proyek serupa dan pastikan untuk mendiskusikan rencana renovasi secara mendetail.

Idealnya, mereka akan memberi tahu apakah anggaran yang Kamu miliki memadai atau tidak, berapa lama proyek renovasi akan berlangsung dan apakah rencana tersebut memerlukan perubahan.

5. Membuat Kontrak Tertulis

Saat telah menemukan kontraktor profesional, sebaiknya Kamu pun membuat kontrak secara tertulis.

Detailkan semua proses yang akan Kamu ambil jika terjadi perselisihan atau penundaan.

Hal ini akan mencegah hal-hal yang tak diinginkan keluar dari kendali Kamu lebih jauh. Diskusikan juga jadwal pembayaran terlebih dahulu

6. Konsultasikan Bila Ada Perubahan Desain

Jangan takut untuk mengubah desain sebelum memulai.

Setelah melakukan diskusi dengan mereka yang profesional, Kamu mungkin ingin membuat beberapa perubahan desain dari rencana awal.

Tidak apa, namun pastikan untuk memberi tahu kontraktor tentang setiap detail perubahan desain yang Kamu inginkan sesegera mungkin.

Jauh lebih baik untuk membuat perubahan desain sebelum proses renovasi dimulai.

7. Pilih dan Order Material Tepat Waktu

Banyak renovasi tertunda karena problema untuk mendapatkan material yang diinginkan oleh penghuni rumah.

Hal ini disebabkan oleh order material yang terlambat atau tidak datang tepat pada waktunya.

Untuk mencegah masalah ini, cobalah untuk memutuskan apa saja material, furnitur, peralatan, perlengkapan dan hal lainnya yang Kamu butuhkan sebelum renovasi dimulai.

8. Berkomunikasi Secara Intens Dengan Kontraktor

Terakhir namun tidak kalah penting, tetaplah berkomunikasi dengan kontraktor dan beri tahu mereka tentang detail perubahan apa pun yang Kamu inginkan.

Untuk renovasi dengan skala besar, tetapkan rencana komunikasi yang menjelaskan tentang peran atau job desk dari semua orang yang terlibat dalam proyek renovasi.

Lalu, untuk memastikan setiap orang dapat melakukan pekerjaan mereka masing-masing, perincilah kerangka waktu dan jadwal kerja.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.