Hati-Hati! Waspadailah 12 Ide Dekorasi Yang Justru Bikin Rumah Makin Berantakan & Menguras Isi Rekening



Saat ini, mengikuti tren dekorasi rumah atau hunian memang terlihat menyenangkan. Terlebih, jika kita menginginkan suasana baru di dalam ruangan.

Namun sayangnya, tidak semua ide dekorasi bisa diaplikasikan. Baiknya, kita menyesuaikan dengan kondisi rumah dan budget yang dimiliki.

Kesalahan fatal dalam mendekorasi rumah justru bisa menyebabkan penampilan rumah atau hunian menjadi terlihat berantakan.

Nah, daripada akhirnya menyesal, akan jauh lebih baik bila Sahabat RenovAsik sudah melakukan antisipasi sejak awal mula.

Dan langsung saja. Berikut 12 kesalahan fatal ide dekorasi hunian yang justru bikin rumah makin berantakan dan menguras isi rekening.

1. Interior Serba Hitam

Tren warna hitam pada dinding dan lemari tidak mudah untuk dipadukan. Kita membutuhkan banyak upaya untuk mengganti warna ini dengan lainnya.

Meski dinding dan lemari hitam memberikan dampak dramatis pada ruangan, nuansa gelap dari warna ini bisa menimbulkan stres dan depresi.

Selain itu, Warna hitam sulit disamarkan, sehingga kita harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk mengganti lemari, terutama jika lemari terlihat kurang menarik.

2. Perabotan Warna-Warni

Ingat dan camkanlah hal ini baik-baik, perabotan yang penuh dengan warna-warni tidak selalu menjadi sebuah investasi yang tepat bagi hunian.

Perabotan berwarna-warni memang menyenangkan untuk dilihat, namun tidak semua seperti itu. Kulkas berwarna merah muda atau hijau mint bisa menentukan sisa dekorasi ruang dapur.

Di sisi lain, perabotan yang penuh warna memiliki kecenderungan harga yang jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan perabotan biasa.

3. Rak Terbuka

Menempatkan banyak ornamen di rak terbuka memerlukan rasa disiplin yang cukup tinggi. Bahkan, juga untuk perawatan rutinnya.

Jika Sahabat bersedia mengatur benda-benda dengan hati-hati setiap harinya, rak terbuka bisa menjadi tampilan dekorasi ruangan yang cukup memikat.

Namun jika Kamu perlu menyimpan berbagai macam barang yang kurang sedap dipandang mata, lemari biasa merupakan pilihan yang lebih baik.

Karena umumnya, rak terbuka tidak bisa menampung banyak barang seperti lemari biasa, sehingga kita pun membutuhkan ruang lebih untuk penyimpanan.

4. Lampu Dengan Kabel Menggantung

Lampu dengan kabel yang menggantung atau Swag lighting akan membuat dekorasi ruangan menjadi terlihat acak dan berantakan.

Kerapkali, swag lighting meembuat tampilan dan nuansa ruangan seolah-olah belum selesai ditata atau dirapihkan.

RenovAsik sarankan untuk mencoba lampu yang digantung di tembok atau swing-arm wall sconce maupun lampu lantai dengan tiang melengkung.

5. Membawa Tanaman Ke Dalam Rumah

Meletakkan tanaman ke dalam rumah adalah cara paling mudah untuk membuat ruangan terasa segar. Namun, cara ini pun memakan banyak biaya.

Bagi sebagian orang, menghabiskan banyak uang untuk menempatkan berbagai tanaman eksotis dalam ruangan merupakan hal yang tidak masuk akal.

Ditambah lagi, tanaman hias seperti itu memerlukan banyak perawatan dan berpotensi untuk menjadi sarang penyakit dan hama.

Bila banyak tanaman diletakkan dalam ruangan, apalagi dalam ruang minim ventilasi udara, tumbuhan memiliki resiko terkena serangan hama dan jamur.

6. Menempatkan Furnitur Tanpa Pertimbangan

Furnitur hias seperti kursi gantung atau sofa berbentuk melengkung akan menambah efek dramatis dalam ruangan. Namun belum tentu membuat nyaman.

Tidak hanya dari segi penampilan, setiap furnitur haruslah memiliki fungsional serta memberikan rasa nyaman bagi penghuni.

Jadi, selalu pastikan furnitur seperti kursi gantung atau sofa berbentuk melengkung itu cocok untuk diletakkan pada ruangan dan membuat nyaman perasaan penghuni.

7. Ubin Dengan Motif Mencolok

Memasang ubin atau backsplash (dinding yang terdapat pada ruang dapur) adalah sebuah investasi jangka panjang yang cukup baik.

Oleh karena itu, RenovAsik sarankan bagi para Sahabat untuk memilih ubin dengan motif vintage atau geometri yang bernuansa cerah.

Pasalnya apa? Ubin dengan motif yang terlihat kuno atau old fashion bisa memengaruhi nilai dari harga bangunan yang kita miliki.

Pertimbangkan apakah kita masih akan menyukai pola tersebut dalam lima atau tujuh tahun ke depan, dan apakah hal tersebut bisa meningkatkan penampilan rumah atau tidak.

Jadi, alih-alih menggunakan ubin bermotif kuno, pilihlah ubin bermotif seperti herringbone, penny maupun subway. Lebih simpel lagi, ubin berwarna solid.

8. Pegangan Laci Berbahan Kulit

Pegangan berbahan kulit pada laci atau kabinet akan memberikan karakter yang kuat pada sebuah ruangan dirumah.

Namun perlu dicatat, model pegangan seperti ini tidaklah selalu menjadi hal yang praktis. Dan juga tidak awet.

Bahan kulit mudah menyerap noda, misalnya disaat terkena tangan yang basah, jari lengket, riasan, minyak maupun sisa makanan.

Bahan ini pun cenderung mengendur seiring berjalannya waktu, dan pada akhirnya kita akan menggantinya dengan alternatif yang lebih tahan lama.

Jika Kamu memang tertarik dengan pegangan berbahan kulit, pasanglah di perabotan kamar tidur, bukan pada kamar mandi atau lemari dapur.

9. Dinding Dengan Aksen Mencolok

Motif pada dinding yang mempunyai aksen berbeda dari perabotan lain didalam sebuah ruangan bisa membuat ruangan terlihat berantakan.

Aksen dinding yang tidak seimbang dan acak dalam pola atau warna akan membuat tampilan ruangan menjadi seolah tidak terfokuskan.

Sebagai alternatif, RenovAsik sarankan untuk menyesuaikan dinding dengan warna cat yang sesuai maupun dengan memasang wallpaper.

10. Menambahkan Anyaman Rotan

Umumnya, furnitur maupun perabotan berbahan rotan memiliki harga atau nilai yang cukup tinggi.

Setiap dekade, tren anyaman rotan selalu mencuat, namun ketika sudah tidak menjadi tren, dekorasi yang mahal ini hanya menjadi perusak pemandangan ruangan.

Perabotan anyaman rotan dapat dimanfaatkan dalam mendekorasi halaman atau teras, dengan syarat, perabotan tersebut sudah dilapisi kain khusus supaya tahan segala cuaca.

11. Memasang Mural Pada Dinding

Jika Sahabat memiliki rencana untuk pindah rumah didalam waktu dekat, alangkahbaiknya bila Kamu tidak memasang mural pada dinding.

Disaat menjual rumah, mural pada dinding akan menjadi satu-satunya fokus yang akan dilihat oleh para calon pembeli.

Mural bisa terlihat seperti dekorasi yang cantik pada saat itu, namun akan terlihat kuno dan ketinggalan jaman dalam waktu yang cukup cepat.

12. Dekorasi Serba Putih

Interior minimalis dengan furnitur serba putih telah menjadi tren selama bertahun-tahun, namun gaya ini cukup sulit untuk dipertahankan.

Dekorasi serba putih tidaklah praktis, terutama di rumah yang dihuni bersama anak-anak maupun hewan peliharaan.

Benar. Dekorasi ini akan sangat menyulitkan para penghuni dalam soal kebersihan dan perawatannya.

Solusinya, memilih perabotan dan aksesori netral bisa membantu kita dalam mendapatkan estetika yang hampir sama dengan tampilan serba putih, tanpa harus menguras banyak biaya.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.