5 Tips Investasi Toko Atau Kios Di Pusat Perbelanjaan - Cara Memilih & Membelinya



Toko atau kios adalah sebuah investasi yang cukup menarik untuk dipilih, tapi jangan juga sampai memilih sembarangan.

Supaya dapat profit, Kamu juga perlu mengetahui apa tipsnya dalam memilih dan membeli toko yang prospektif dan sesuai kebutuhan.

Namun, sebelum RenovAsik bahas kelima tips dalam memilih dan membeli toko atau kios, ada baiknya, ketahui dulu kelebihan investasi ini.

Pertama, permintaan terhadap toko atau kios sangat tinggi, terlebih lagi di area atau kawasan perdagangan (retail trade area).

Area perdagangan seperti Mangga Dua dan Tanah Abang, adalah surga bagi para investor, karena lokasi ini ramai dengan penjual dan pembeli.

Kedua, jangka waktu sewa menengah (2 hingga 3 tahun). Biasanya, bila seorang penyewa toko sudah merasa nyaman dan suka berjualan di sebuah tempat, ia akan memperpanjang masa sewa atau bahkan membeli kios tersebut.

Ketiga, capital gain didapat dalam jangka panjang (atau lebih dari lima tahun). Semakin ramai dan banyak transaksi yang terjadi di sebuah lokasi, maka capital gain toko akan semakin tinggi.

Keuntungan dari capital gain pun semakin signifikan dan besar jika toko atau kios dijual setelah lebih dari lima tahun.

Nah, apakah Sahabat RenovAsik ada yang berminat menjadikan toko atau kios di pusat perbelanjaan sebagai investasi? Kamu boleh jadikan lima tips dibawah sebagai awalnya.

1. Beli Toko atau Kios Saat Baru Diluncurkan

Hal pertama dan cukup penting untuk dilakukan oleh Investor Pemula adalah , belilah toko atau kios pada harga awalnya (early bird).

Alasannya sederhana? Harga pembukaan, umumnya berada di bawah harga normal dengan diskon yang besar. Manfaatkan momentum ini.   

2. Toko dengan Service Charge Yang Rendah

Biasanya, biaya pengelolaan toko atau kios lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya pengelolaan apartemen di kota besar.

Solusinya, Kamu perlu mencari toko atau kios yang memiliki biaya pengelolaan (service charge) yang cukup mudah dan ringan.

Saran dari kami, Kamu bisa bernegosiasi dengan pengelola gedung atau langsung dengan pemilik toko atau kios terkait hal ini.

3. Pengelola Yang Terpercaya

Pilih dan belilah toko atau kios yang dibangun oleh pengembang dan dikelola oleh manajemen yang terpercaya atau bonafide.

Ingat, ramai atau tidaknya mal atau pertokoan, bergantung dari kreativitas dan promosi dari sang pengembang (developer).

Pengembang yang kreatif, tentu akan mencari cara untuk menarik pengunjung datang ke pertokoan atau malnya. Terutama setelah masa pandemi ini.

4. Tentukan Lokasi & Target Pasar

Keempat, tentukan lokasi dan siapa target market yang disasar. Dengan hal ini, investasi Kamu akan semakin berjalan dengan mudah dan lancar.

Jika ingin membidik kaum elit atau kalangan atas, Kamu bisa melirik kawasan potensial seperti Kelapa Gading, Pondok Indah, BSD atau Kebayoran.

Disisi lain, jika Kamu ingin menyasar kalangan menengah, bisa melirik toko dan kios di sekitar pusat pertokoan dan grosir.

5. Mudah Dilihat & Dijangkau

Setelah menentukan lokasi dan target market, yang terakhir, pilihlah toko atau kios yang mudah dijangkau oleh calon pelanggan.

Lokasi yang strategis biasanya berada di lantai satu dan dua. Jadi jangan heran jika harga kios di lantai bawah dipatok lebih tinggi dibanding dengan yang di atas.

Selain posisi letak lantai yang strategis, toko atau kios Kamu juga harus mudah ditemukan oleh calon pelanggan potensial.

Untuk itu, hindarilah memilih kios yang berada di pojokan. Apa alasannya? pasalnya daerah itu jarang dilewati oleh para pengunjung.

Sebaliknya, pilihlah kios yang berada di persimpangan atau tusuk sate, sebab lebih mudah dilihat dan dilewati pengunjung yang datang.

Dan akhirnya,

Kami berharapan besar kelima tips diatas akan sangat membantu para investor pemula dan calon pemilik toko setelah masa pandemi ini.

Atau kamu justru ingin membangun pusat perbelanjaan bersama RenovAsik? Kontak kami saja yaaa…


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.