5 Cara Untuk Menjadikan Balkon Kokoh, Aman dan Tahan Terhadap Segala Cuaca



Balkon, yang umumnya dikenal sebagai serambi atau teras dilantai atas biasanya ditemukan pada bangunan bertingkat.

Umumnya, serambi atau teras lantai atas ini dibangun di bagian sisi depan atau belakang dari sebuah bangunan.

Kehadiran balkon, bisa memberikan ruangan ekstra dan berbagai manfaat lainnya bagi penghuni.

Misalnya, selain untuk ruang bersantai, banyak orang menjadikan balkon sebagai tempat berkebun hingga santai menikmati pemandangan.

Namun, apakah Anda tahu, membangun balkon itu tidak bisa asal-asalan? Karena Anda perlu memerhatikan material dan proses konstruksinya.

Hal ini layak dilakukan karena balkon, posisinya berada di luar ruangan dan akan lebih banyak menerima berbagai cuaca.

Dengan begini, pemilihan material yang tidak tepat bukan hanya tidak akan cocok, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan.

Oleh sebab itu, mari kita jadikan balkon kokoh, aman dan tahan cuaca dengan 5 cara ala RenovAsik ini.

Menggunakan Material Beton

Sampai saat ini, beton masih menjadi material utama yang sangat penting dalam membangun sebuah balkon.

Penggunaan material ini memastikan bahwa balkon dibuat awet dan tahan lama terhadap perubahan cuaca.

Jadi, meskipun Anda berkeinginan balkon tampil bernuansa kayu pun, tetap gunakan beton sebagai dasarnya.

Dan baru kemudian, dilapisi dengan elemen lainnya seperti parket kayu atau keramik motif kayu.

Memasang Pagar di Setiap Sisi

Hal kedua yang harus dimiliki setiap balkon pada bangunan bertingkat adalah adanya pembatas di setiap sisinya.

Biasanya, material pagar yang sering digunakan untuk pembatas ini adalah besi dan stainless.

Meskipun tidak jarang juga, ada yang menggunakan kaca dan kayu agar balkon tampil lebih terlihat estetik.

Namun sebelumnya, sepakati pemilihan jenis, bentuk dan motif pagar dengan penghuni rumah lainnya.

O ya, jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan, sebaiknya pagar dibuat dengan motif dengan sela-sela berukuran kecil.

Membuat Saluran Pipa Pembuangan Air

Yang juga tidak kalah penting, balkon pun harus memiliki saluran pembuangan air yang cukup baik dan efisien.

Apa pasal? Sebab lokasinya yang berada di luar dan terbuka, menjadikan ruangan ini bakal sering menerima tempahan air saat musim hujan.

Jika saluran air buruk, maka bisa mengakibatkan kebocoran, rusak hingga banjir. Dan hal ini justru akan mempersingkat usia balkon.

Balkon yang baik, umumnya mempunyai saluran pembuangan air di setiap sudutnya yang dialirkan melalui pipa hingga ke dasar rumah.

Memasang Kanopi Pelindung

Salah  satu cara lain untuk meminimalisir masuknya air adalah dengan membuat kanopi di atas ruang balkon.

Selain melindungi dari hujan, kanopi juga memproteksi balkon dari paparan cahaya matahari yang berlebihan.

Karena apa? Paparan cahaya matahari yang berlebihan pun bisa membuat usia material dan barang-barang yang ditempatkan menjadi lebih pendek.

Selain itu, pada musim kemarau yang panas, adanya kanopi bisa membuat suasana di balkon menjadi lebih sejuk dan adem.

Menggunakan Tirai Penutup

Untuk meminimalkan suhu karena panas terik dan hujan masuk ke dalam ruang balkon, Anda bisa menggunakan tirai penutup untuk setiap sisinya.

Penggunaan tirai sangat efektif untuk menghadang cahaya berlebihan masuk ke dalam ruang serambi di lantai atas ini.

Dengan demikian, segala cuaca yang datang tidak lagi akan membuat balkon menjadi beratmosfer sumpek dan pengap.

Kelebihannya, tirai sangat fleksibel dalam penggunaan. Anda bisa menggunakannya pada saat terik atau hujan, dan membukanya pada saat cuaca menjadi sejuk.


© RenovAsik. 2020 All rights reserved.