Pertanyaan ini sering muncul saat keluarga membutuhkan kamar tambahan tetapi lahan terbatas, sehingga ruang bekas kamar mandi pun dilirik untuk diubah fungsi. Dari sisi tata ruang hal ini wajar, namun banyak yang ragu karena menyangkut aspek kebersihan dalam ajaran Islam, terutama soal bekas najis yang pernah ada di ruang tersebut.
Tinjauan dari Sisi Islam
Secara umum para ulama menjelaskan bahwa tempat yang sebelumnya terkena najis menjadi suci kembali apabila najisnya telah dihilangkan dan area tersebut dibersihkan hingga hilang bekas, bau, dan rasanya. Artinya, ruang bekas kamar mandi pada dasarnya boleh dijadikan kamar tidur selama disucikan dengan benar. Tidak ada larangan khusus atas perubahan fungsi ruang, karena yang menjadi perhatian adalah kesucian dan kelayakannya, bukan sejarah pemakaiannya. Untuk ketenangan, sebagian keluarga memilih berkonsultasi dengan ustaz setempat.
Langkah Teknis Renovasi
Secara teknis, bongkar seluruh lapisan keramik lama dan plester yang menyimpan kelembapan, lalu pastikan saluran air dan lubang pembuangan ditutup rapat agar tidak menjadi sumber bau dan rembesan. Buat lapisan waterproofing baru, tinggikan lantai bila perlu, dan tambahkan ventilasi atau jendela agar sirkulasi udara setara kamar tidur sehat. Setelah kering sempurna dan tidak ada lagi aroma lembap, ruang siap difinishing menjadi kamar tidur yang nyaman dan layak huni.
