Kali ini, Renovasik akan membahas tentang cara membangun
rumah secara bertahap. Kenapa harus bertahap? Karena membangun sebuah rumah
tidaklah membutuhkan investasi yang sedikit. Banyak orang membangun rumah
impiannya secara bertahap, sedikit demi sedikit sambil berjalan mengikuti
siapnya dana.
Rumah Tumbuh
Jika kita ngobrolin tentang cara membangun rumah secara
bertahap, alangkah baiknya kita membahas dengan apa yang dinamakan dengan rumah
tumbuh. Rumah tumbuh yaitu rumah yang telah direncanakan dari awal untuk
nantinya dikembangkan di kemudian hari.
Pengembangan Rumah
Pada saat rumah dibangun secara bertahap ada 2 cara untuk
mengembangkan rumahnya, yaitu dengan cara horizontal atau mengembangkan rumah
ke samping, atau secara vertikal dengan cara meningkat rumah. Tren di kota
besar sekarang ini dengan harga tanah yang mulai semakin mahal, maka
pengembangan rumah secara vertikal adalah solusi yang terbaik.
Persiapan Membangun Rumah Secara Bertahap
Persiapan awal yang harus Anda lakukan saat hendak
membangun adalah rencana awal yang berkaitan dengan kebutuhan ruang. Bila Anda
adalah seorang pasangan muda yang baru akan membangun rumah maka tentukanlah
dulu kebutuhan ruang. Contoh, jika Anda dan pasangan berkeinginan untuk
memiliki 3 anak di masa depan maka setidaknya anda butuh 3 kamar anak dalam
rencana Anda. Jadi kebutuhan ruang untuk rumah Anda adalah 1 kamar tidur utama
dan 3 kamar anak.
Kedua, yang perlu anda perhatikan adalah menyadari
kemampuan keuangan Anda. Ini sangat penting agar cita-cita dalam membangun
rumah yang Anda dambakan dapat terwujud. Jika anda mempunyai penghasilan atau
gaji yang pas-pasan maka sebaiknya pergunakanlah desain minimalis modern yang
sederhana dengan luas ruangan yang cukup (atau tidak terlalu besar). Jangan
sampai Anda memiliki impian membangun rumah yang sangat besar, namun Anda tidak
punya investasi untuk mewujudkannya.
Rencanakan denah & desain rumah secara matang. Setelah
Anda tahu kebutuhan ruang dan budget Anda, sekaranglah saatnya untuk
merencanakan rumah mulai dari denah, tampak dan interiornya. Tetapkan terlebih
dahulu ruang-ruang apa yang akan dibuat dan ruang apa yang akan dikembangkan /
direnovasi kemudian. Untuk hal ini Anda bisa menggunakan jasa desain.
Tips / Cara Membangun Rumah Secara Bertahap
Bila pengembangan rumah yang dilakukan adalah pengembangan
ke samping maka secara struktur tidak ada yang perlu untuk dipermasalahkan
karena struktur bangunan 1 lantai itu relatif sederhana. Cukup sediakan stek
pada ujung struktur untuk ikatan pada saat akan dibuat penambahan struktur di
sampingnya. Yang paling utama adalah pastikan lahan yang anda punya cukup luas
untuk renovasi pengembangan.
Sangat disarankan untuk melakukan pengembangan secara
vertikal atau dengan meningkat rumah. Karena kedepannya lambat laun namun pasti
harga tanah akan terus naik dan semakin mahal. Apalagi di kota besar seperti
Jakarta dan sekitarnya, membangun rumah tingkat itu akan jauh lebih efisien.
Struktur untuk Rumah 2 Lantai
Rencanakan Pondasi, ini sangat penting kala Anda
merencanakan bangunan 2 lantai. Pondasi yang umum digunakan untuk rumah 2
lantai adalah kombinasi pondasi footplat dan pondasi batu belah. Pondasi
footplat untuk menopang beban lantai 2 dan pondasi batu belah untuk menopang
beban di lantai 1. Saat merencanakan pondasi, yang begitu penting diperhatikan
adalah kekuatan tanah. buatlah kedalaman pondasi yang sesuai dengan kekuatan
tanah, konsultasikan hal ini dengan ahli struktur.
Persiapkanlah Sloof Struktur untuk 2 Lantai. Ingatlah
bagian yang satu ini, Sloof sama pentingnya dengan pondasi. Pergunakanlah sloof
yang kuat untuk 2 lantai. Dimensi sloof yang disarankan adalah dengan minimal
ukuran 20 x25 cm dengan besi tulangan utama dengan minimal diameter 12mm SNI.
Kolom Struktur untuk Rumah 2 Lantai. Buatlah kolom struktur
di lantai 1, kolom struktur adalah kolom untuk bangunan 2 lantai, berfungsi
untuk menopang bangunan di atasnya (lantai 2). Untuk rumah tinggal dengan 2
lantai dengan bentang sederhana, gunakan tulangan utama minimal besi 12mm SNI.
Ukuran dimensi kolom minimal adalah 20 x 20 cm dengan jarak kolom tidak lebih
dari 3,5 m, atau bila ingin lebih aman sebaiknya jarak kolom 3m saja.
Balok Struktur. Sama pentingnya dengan sloof, Anda juga
mesti mempersiapkan balok struktur di atas kolom struktur. Balok struktur ini
fungsinya hampir sama dengan sloof, namun untuk lantai 2, selain itu balok
struktur juga berfungsi sebagai tumpuan dak lantai jika Anda menggunakan bondek
nantinya.
Pergunakan atap yang terjangkau, rumah Anda nantinya akan
dikembangkan menjadi 2 lantai, untuk itu saat membangun lantai 1 pergunakanlah
atap yang sederhana saja. Atap yang ringan dan murah, seperti galvalum dengan
rangka baja ringan. Gunakan atap yang terjangkau, toh nantinya saat akan
direnovasi atap juga akan dibongkar.
Setelah semua struktur di lantai 1 sudah Anda rsiapkan
semuanya, maka rumah anda secara struktur sudah cukup kuat untuk menopang beban
bangunan 2 lantai. Ini artinya sewaktu saat Anda memiliki investasi dan hendak
merenovasi rumah Anda tidak perlu lagi melakukan pekerjaan perkuatan struktur
semisal suntik kolom di lantai1.
Demikian cara membangun rumah secara bertahap yang dapat Anda lakukan. Namun, bagi Anda yang ingin mendapatkan kemudahan dalam membangun atau merenovasi rumah secara langsung namun terkendala biaya Anda boleh menggunakan Jasa Renovasik. Biaya bangun dan renovasi bisa dicicil bulanan. Bangun & Renovasi Rumah jadi Asik. Sip.
